[Media Literasi] MENGENAL DAN MENJAGA PENYUMBANG OKSIGEN TERBESAR DUNIA
Seperti yang kita ketahui, manusia dapat tinggal di bumi salah satunya adalah karena adanya oksigen atau O2. Oksigen atau O2 merupakan salah satu unsur kimia yang sangat penting untuk pernafasan manusia. Faktanya oksigen bukanlah unsur yang paling banyak terkandung di udara. Udara terdiri dari 78.09% nitrogen, sedangkan oksigen yang terkandung di udara hanya berkisar 20.9% saja dan sisanya diisi oleh gas-gas lain. Namun tanpa 20 persen yang sedikit itu, manusia mustahil untuk bisa tetap tinggal di bumi.
Jadi dari mana asal oksigen? Bagaimana oksigen bisa tetap ada di bumi dan bagaimana produksinya? Jika mengingat Sejarah terbentuknya bumi, oksigen tidak terdapat di awal kondisi atmosfer bumi. Dari studi sampel batuan purba, dapat diketahui bahwa sekitar 2 miliar tahun yang lalu konsentrasi oksigen baru meningkat di atmosfer.
Seperti yang sering diajarkan dalam Pelajaran IPA, kita tahu bahwa oksigen dapat diproduksi oleh tumbuhan ataupun pohon melalui proses fotosintesis. Namun pembentukan oksigen pertama kali pada miliaran tahun yang lalu diperkirakan karena fotolisis air dan setelahnya barulah terjadi fotosintesis seperti yang kita kenal sekarang ini.
Fotosisntesis dapat terjadi di seluruh lapisan permukaan bumi. Bumi kita dilapisi oleh 71% air yang sebagian sangat besarnya adalah lautan dan 29% sisanya barulah daratan. Pada nantinya, fakta ini akan ikut mempengaruhi dari mana asal produksi oksigen terbesar yang ada di dunia.
Laut, seperti halnya daratan yang memiliki ekosistem tersendiri dengan hutan-hutan yang terdiri dari flora dan faunanya, laut juga memiliki ekosistem yang serupa. Di dalam laut juga terdapat tanaman, hewan-hewan dan makhluk hidup lainnya yang membantu berperan dalam menghasilkan oksigen. Karena laut memiliki luasan yang lebih besar daripada daratan, hal ini otomatis membuat ekosistem yang ada di dalam laut juga lebih besar sehingga lebih banyak menghasilkan oksigen dibandingkan daratan.
Benar, adalah laut penyumbang oksigen terbesar dunia, bukan pohon atupun hutan. Namun, ada satu hal lagi yang perlu kita ketahui. Meskipun di dalam laut terdapat banyak tumbuhan yang juga berfotosintesis dan menghasilkan oksigen, nyatanya penghasil oksigen terbesar yang sebenarnya bukanlah dari tumbuhan yang ada di dalam laut melainkan mikroorganisme bernama fitoplankton.
Fitoplankton merupakan salah satu organisme penting yang menjadi bagian dari ekosistem laut dan memiliki banyak peran dalam suatu ekosistem air. Fitoplankton hidup di dalam air dan bergerak mengikuti arus air. Mikroorganisme ini dapat ditemukan hampir di semua massa air mulai dari air asin hingga tawar. Keberadaan fitoplankton di dalam suatau massa air menandakan bahwa air tersebut memiliki ekosistem yang seimbang.
Fitoplankton merupakan sumber makanan bagi hewan-hewan kecil yang hidup di air seperti ikan dan udang. Selain sebagai sumber makanan, mikroorganisme ini juga menghasilkan oksigen melalui fotosintesis. Mengutip dari The Newport Bay Conservancy (NBC), sekitar 50-80% oksigen di atmosfer bumi dihasilkan oleh fitoplankton saat mereka melakukan fotosintesis. Sama halnya dengan tanaman, fitoplankton memiliki klorofil dan membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis.
Fitoplankton, makhluk kecil yang bahkan sulit kita lihat dengan mata itu ternyata mempunyai peran yang besar dalam keberlangsungan hidup manusia dan banyak makhluk hidup lain di bumi. Benar memang, bukan hutan penyumbang oksigen terbesar, tapi laut yang dihuni oleh fitoplankton. Namun, dengan mengetahui hal terssebut tidak lantas membuat kita mengabaikan keberlangsungan ekosistem yang ada di hutan. Bagaimanapun hutan dan laut sama-sama penting untuk kita jaga. Kita bisa mulai degan tidak mencemari air, ikut berkontribusi dalam menanam pohon serta hal yang paling mudah yaitu membuang sampah sesuai dengan jenisnya sehingga tidak mencemari tanah dan air. Menjaga ekosistem hutan dan laut sama dengan menjaga diri kita sendiri.


![[MEDIA LITERASI] Sorgum: Pangan Alternatif Pengganti Nasi](https://static.wixstatic.com/media/1f94b9_561673a76b0d409caff3a46f9d8628a0~mv2.jpg/v1/fill/w_224,h_299,al_c,q_80,enc_avif,quality_auto/1f94b9_561673a76b0d409caff3a46f9d8628a0~mv2.jpg)
![[MEDIA LITERASI] KULAMBU: PEMAKAMAN SUKU DAYAK TAMAN YANG TAK BIASA](https://static.wixstatic.com/media/1f94b9_8a92d36da162485bb3632f6fb98ac7c0~mv2.png/v1/fill/w_807,h_422,al_c,q_85,enc_avif,quality_auto/1f94b9_8a92d36da162485bb3632f6fb98ac7c0~mv2.png)
Comments